Semangat Masyarakat Mengecor Gedung PAUD Pesantren Qothrootunnada


Terik matahari tak menghalangi langkah warga untuk berduyung-duyung menuju gedung PAUD Pesantren Qothrootunnada. 
Inilah kebersamaan masyarakat Asemdoyong dalam membangun gedung PAUD . Tak kenal lelah, tak kenal keluh kesah, bersemangat membangun untuk masa depan anak cucunya. Harapan besar ada di masyarakat akan lahirnya lembaga pendidikan Islam yang unggul, lembaga pendidikan yang menjaga generasi umat untuk senantiasa cinta Al-Qu'an.










Kami segenap pengurus yayasan mengucapkan banyak terimakasih. Semoga Allah membalas keikhlasan masyarakat Asemdoyong.
Share:

Pembangunan Gedung PAUD Tiga Lantai

Ini adalah foto proses pembangunan gedung PAUD yang rencananya tiga lantai. Keseriusan kami dalam mendirikan PAUD Pesantren Qothrootunnada Alhamdulillah mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
Kita lihat foto yang lain yuk.
Ini adalah proses pembuatan rangka besi untuk lantai dua.
Semangat masyarakat dalam bergotong royong membangun pesantren ini membuat semangat kami mengelolanya semakin berkobar. Bendera sudah berkibar, pantang untuk mundur. Semoga lancar dan penuh keberkahan. Amin.


Share:

Kita Punya Media Pembelajaran yang menjadi Juara Nasional loh



Siapa yang juara nasional? Iya! itu adalah Ibu Umi auliya, S.Pd yang merupakan salah satu tim penyususn kurikulum PAUD ini. Beliau pernah menjadi guru inovatis tingkat nasional dengan karyanya sirkuit pintar. Bahkan karyanya ini sempat diterbitkan menjadi buku oleh penerbit Visimedia jakarta.

Tuh lihat foto ibu umi yang menerima hadiah dan berfoto bareng pak menteri M. Nuh.
Saat ini sirkuit pintar terus dikembangkan untuk anak usia dini. Di tingkat Pemalang juga pernah menyabet juara 1 Krenova Pemalang.
Jadi, tak diragukan lagi deh.
Media yang sudah diciptakan ini sudah dirujuk oleh beberapa Universitas di Indonesia. Jadi, kebayangkan kualitas pembelajarannya?


Share:

Duh, senangnya masih kecil sudah bisa baca Al-Qur'an


Senangkan jika putra putri kita sudah mahir membaca Al-Qur'an di usia dini. Ini yang menjadi target lulusan kami sehingga nanti ketika masuk sekolah dasar sudah bisa belajar ilmu agama dengan mudah seperti fiqih, tauhid, dll.
Metod yang kita gunakan adalah metode Qiro'ati versi terbaru dengan alat peraga sehingga sudah terbukti kualitasnya.
Lalu bagaimana dengan kualitas pembelajaran PAUD non qiro'atinya? Kita juga sudah menyiapkan dengan serapi mungkin. Misalnya agar anak bisa membaca maka kita sudah punya media yang kita sebut dengan sirkuit pintar membaca. Alat ini sudah menjadi juara 1 nasional yang di ciptakan oleh salah satu pendiri PAUD ini yaitu ibu Umi Auliya, S.Pd. Inti dari permainan ini adalah anak-anak diajak bermain, eh ternyata selesai bermain mereka sudah bisa membaca. Hebatkan.
Itu buku yang dulu pernah diterbitkan. Keren kan. Asli Orang Asemdoyong Pemalang yang menulis loh. Bahakn sudah dikembangkan menjadi media gangsing matematika dan menyabet juara 1 dalam krenova pemalang.

Asyik kan...
Sekarang sudah kita kembangkan untuk anak usia dini. Jadi, target kami kedepan adalah bagaimana mendidik anak menjadi anak yang berjiwa Agamis namun juga akademis.
OK. sudah siap mendaftar? langsung saja secara online atau langsung saja datang ke loket pendaftaran kami.


Share:

Informasi Pendaftaran Siswa Baru 2018


Kita sudah membuka pendaftaran siswa baru loh. Caranya mudah. Bisa Offline atau Online.
Untuk brosurnyaqa bisa di download atau disimpan nih.

Untuk pendaftaran Online klik disini.
Share:

5 Alasan Mengapa Sekolah di PAUD Qothrootunnada


PAUD Qothrootunnada didirikan karena saat ini sangat dibutuhkan sebuah sekolah yang mempunyai sistem yang mampu melahirkan generasi-generasi yang sukses Dunia Akherat. Sukses dunia artinya anak-anak kita di masa depan mampu bersaing dengan hebatnya persaingan kehidupan. Jadi anak-anak kita harus pintar. Jangan sampai dimasa depan anak-anak kita tak berkutik ketika tenaga-tenaga manusia berubah menjadi tenaga robot. Begitu juga sukses akherat artinya selama hidup di dunia tidak lupa akherat yang merupakan kehidupan yang kekal.
Karena itulah kami membangun sebuah sistem pendidikan berbasis pesantren untuk tingkat anak-anak usia dini. Lalu apa keunggulannya?
Kita sudah merancang sebuah kurikulum dan sistem pembelajaran yang mampu mengkombinasikan antara pelajaran agama islam dengan umum. Kombinasi ini tentunya tidak melupakan konsep belajar yang menyenangkan. Lulusan kami diharapkan:

  1. Fasih membaca Al-Qur'an. Kami memakai metode Qiro'ati sehingga kualitas bacaan anak-anak jelas kualitasnya. Setiap hari ada belajar jilid Qiro'ati. Senengkan jika Anaknya pintar membaca Al-Qur'an? Buruan daftar, keburu kuota habis.
  2. Hafal Surat pendek dan 40 hadits. Wah pengen banget kan anak kita bisa hafal?
  3. Mahir Calistung (Baca Tulis Hitung). Ini penting banget. Sebenarnya selama ini bukan tidak boleh belajar calistung tapi metodenya yang salah. Nah, kita punya metode yang kita beri nama sirkuit pintar. Media ini sudah pernah jadi juara Nasional loh. Bahkan sudah jadi buku dan dirujuk oleh berbagai kampus di Indonesia. Penulisnya orang Asemdoyong loh. Siapa dia?Umi Auliya yang menjadi pendiri PAUD ini. Bangga kan.
  4. Mahir bilingual (English dan Arab). Biar tidak Gaptek. Kuper. Jadi belajar bahasa inggris dan Arab juga sangat penting.
  5. Paham praktik ibadah (Wudhu, sholat, dan Do'a). Kalau ini Fardhu A'in. 
Nah tuh, 5 kemampuan itu yang menjadi target sekolah kami.
Sebentar... Anak Asemdoyong yang menjadi juara Nasional.
Itu menteri siapa? Bapak M. Nuh yang saat itu menjadi menteri pendidikan Nasional.
Tuh, buku yang pernah di tulis. Untuk tingkat PAUD sedang kami rancang, jadi rugi jika tidak daftar.
Itulah alasan mengapa sekolah di kami. Dari pendiri dan perancang kurikulum saja orang-orang yang berkualitas. Langsung daftar ya...
Sekarang kita lihat yuk proses pembangunan gedungnya.






Semoga segera selesai gedungnya. Amin.
Share:

ARTIKEL TERPOPULER

Arsip

INFO PENTING

5 Alasan Mengapa Sekolah di PAUD Qothrootunnada

PAUD Qothrootunnada didirikan karena saat ini sangat dibutuhkan sebuah sekolah yang mempunyai sistem yang mampu melahirkan generasi-gen...